27 Feb 2017
Kale, Si Superfood yang Punya Banyak Manfaat untuk Kesehatan.
SHARE

Belakangan ini, nama Kale sering disebut-sebut sebagai sayuran yang masuk dalam kategori Superfood. Sayuran ini kaya akan vitamin, mineral, dan fitonutrien yang bisa menangkal beragam penyakit. Ada 11 kandungan vitamin dan 9 nutrisi pada sayuran yang berasal dari Asia dan tumbuh subur di Indonesia ini. Bagaimana tidak, kale memiliki kandungan vitamin A, D, E, K, C, B1, B2, B3, B6,B9, K, kolin, zat besi, magnesium, mangan, fosfor, dan garam seperti K, Na dan Zn. Amazing!

 

Bentuk dan Cara Mengolah Kale

Si Hijau ini termasuk dalam golongan sayur kubis atau kol, nggak jarang Kale disebut sebagai saudara kembar brokoli karena bentuk dan kandungan nutrisinya juga mirip. Pengolahannya juga gampang banget, karena sayur ini enak dimakan bersama apapun. Para ahli menyarankan agar kita mengonsumsi Kale bersamaan dengan makanan sehat lainnya agar manfaatnya bisa bertambah. Misalnya kita mencampurkan kale dengan telur untuk sarapan, dijadikan salad, jus, atau disajikan dengan ayam, ikan dan lainnya. Kale juga bisa dijadikan keripik sayur yang renyah, lho!

 

Manfaat Kale untuk Kesehatan

Zat besi yang ada di sayur Kale punya peranan penting untuk kesehatan darah, sulfur yang ada juga membantu menghasilkan glutathione, lutein, dan zeaxanthin, antioksidan yang penting dalam tubuh dan dapat membantu memperbaiki penglihatan. Para ahli mengatakan bahwa lutein yang bagus untuk mata ini, jumlahnya paling banyak ada di sayur kale. Zat besi dalam sayuran ini juga dapat mengurangi risiko stroke dan membawa oksigen ke semua sel dalam tubuh. Omega-3 asalm lemak yang ditemukan dalam Kale juga dapat meningkatkan memori otak.

 

Menurut National Osteoporosis Foundation, kale mengandung kalsium yang dapat membantu dalam mencegah pengeroposan tulang. Jumlah kalsium dalam satu cangkir kale, sama dengan satu cangkir susu. Wow!

 

Nggak hanya itu, Cancer Prevention Research juga mencatat bahwa kale mengandung tingkat tertinggi untuk mencegah perkembangan tumor dan kanker. Fitonutrien glukosinolat yang ada di dalamnya, membuat kale kerap dijadikan rekomendasi makanan untuk pencegahan kanker.

 

Bolehkah Makan Kale dalam Jumlah Banyak?

Sebenarnya, mengonsumsi kale dalam jumlah banyak tidak berbahaya, tapi bagi kamu yang punya masalah dengan kelenjar tiroid dan batu ginjal, sebaiknya jangan berlebihan dalam memakan sayur ini. Ini disebabkan karena kale memiliki glucosinolate yang bisa memperbesar kelenjar tiroid dan asam oksalat yang kurang baik untuk penderita batu ginjal.

 

Mengonsumsi kale yang berlebihan juga bisa menyebabkan kembung, gas, dan sembelit untuk kamu yang punya lambung sensitif.

 

Nah, setelah mengetahui apa sih kale dan manfaatnya, apakah kamu makin tertarik mengonsumsi kale? Urban Remedy punya jus yang mengandung kale, lho. Namanya Holy Kale dan Fat Flush! Holy Kale terdiri dari kale (tentunya!), bayam, apel, dan mentimun yang dapat membantu kamu menurunkan berat badan, dan menjaga kolesterol. Sedangkan Fat Flush terdiri dari kale, apel, mentimun, dan anggur yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung, menjaga berat badan, dan mencegah kanker. Penasaran? Yuk pesan sekarang juga di sini!